Cara Saya Menggabungkan Opus 4.7 dan Sonnet 4.6 di Claude Code

Sumber gambar: Anthropic - Introducing Claude Opus 4.7
Claude Opus 4.7 dirilis pada 16 April 2026 sebagai model flagship terbaru Anthropic yang sudah tersedia umum untuk reasoning kompleks dan coding. Jika Anda bekerja dengan agent, code generation, atau workflow multimodal, rilis ini layak diperhatikan.
Apa yang baru di Opus 4.7
- Kemampuan coding dan eksekusi agentic lebih kuat, terutama untuk tugas panjang multi-langkah yang sebelumnya butuh pengawasan lebih ketat.
- Instruction following lebih baik, sehingga lebih andal, tetapi prompt lama mungkin perlu dituning ulang.
- Dukungan vision beresolusi lebih tinggi hingga 2.576 piksel pada sisi terpanjang, berguna untuk screenshot padat dan diagram teknis.
- Level effort baru xhigh di antara high dan max untuk kontrol yang lebih halus antara kedalaman reasoning dan latensi.
- Task budgets dalam public beta di Claude Platform untuk membantu mengarahkan penggunaan token pada run otonom yang panjang.
- Harga API tetap sama seperti Opus 4.6: $5 per juta token input dan $25 per juta token output, tersedia di Claude API, Bedrock, Vertex AI, dan Microsoft Foundry.
Catatan migrasi sebelum upgrade
- Perkirakan perubahan penggunaan token: Opus 4.7 memakai tokenizer baru dan teks yang sama bisa menjadi sekitar 1.0x sampai 1.35x token tergantung jenis konten.
- Pada effort level yang lebih tinggi, model bisa menghasilkan lebih banyak token output, jadi atur effort sesuai kebutuhan workload.
- Anthropic menandai adanya API breaking changes dibanding Opus 4.6, jadi baca migration guide dan uji pada trafik nyata sebelum rollout penuh.
Pengalaman saya menggunakan Opus 4.7 di Claude Code
Setelah mencoba Opus 4.7 di Claude Code, menurut saya model ini sangat bagus untuk critical thinking dan planning mode. Model ini lebih rapi dalam memetakan masalah sulit, menguji asumsi, dan menyusun rencana implementasi.
Komprominya ada di kecepatan konsumsi token. Opus 4.7 bisa menghabiskan token cukup cepat di sesi panjang, terutama saat effort tinggi dan tugas melibatkan banyak tool call.
- Gunakan Opus 4.7 untuk planning mode: keputusan arsitektur, pemecahan tugas, strategi debugging, dan analisis risiko.
- Gunakan Sonnet 4.6 untuk execution mode: menyelesaikan task, iterasi edit, dan loop penyelesaian yang lebih hemat biaya.
Area yang paling kuat di Opus 4.7
- Perencanaan kritis untuk refactor kompleks lintas service.
- Review desain yang butuh pertimbangan tradeoff, risiko, dan edge case.
- Analisis akar masalah bug yang memerlukan konteks panjang dan pengujian hipotesis.
- Prompt orkestrasi agent, ketika kualitas rencana sangat memengaruhi eksekusi.
Playbook praktis yang saya pakai
- Mulai di Opus 4.7 untuk planning: minta arsitektur, milestone, risiko, dan jalur rollback.
- Kunci rencana menjadi checklist sebelum mulai menulis kode.
- Pindah ke Sonnet 4.6 untuk loop implementasi: edit kode, perbaikan test, dan penyelesaian task.
- Balik ke Opus 4.7 hanya saat mentok dan butuh reasoning mendalam.
- Jaga prompt tetap ringkas di kedua model agar pembakaran token tidak berlebihan.
Checklist cepat sebelum mulai
- Tentukan dulu: sesi planning atau sesi execution.
- Atur effort dengan sengaja; hindari max jika tugas tidak benar-benar membutuhkannya.
- Pantau penggunaan token tiap beberapa putaran pada sesi panjang.
- Jadikan Sonnet 4.6 sebagai finisher default untuk throughput yang stabil.
Banyak tim bergerak cepat ke Opus 4.7 karena kualitasnya naik sambil tetap memberi kontrol praktis untuk biaya dan reliabilitas. Ini waktu yang tepat untuk benchmark di stack Anda.